Showing posts with label London. Show all posts
Showing posts with label London. Show all posts

Friday, 11 August 2017

Jalan-jalan ke Durdle Door dan Lulworth Cove - UK

Hey! Jumpa lagi, setelah kayaknya lama ga nulis cerita-cerita gitu karena nulis tesis muluk. Eaaa. #curhatdongmah

Nah kali ini, saya mau share trip yang bakal fun banget dan ga nyesel kalau dilakukan, yaitu jalan-jalan ke Durdle Door! Cuma 2 jam dari London Paddington, kamu bisa menikmati indahnya pantai bertebing kayak di Indonesia. Di Eropa ini rata2 bosen kan ya gedung-gedung klasik, canggih, atau mungkin alam yang bagus tapi tetep aja rindu pantai ga sih? Nah, banyak banget yang mengira apabila ke Durdle Door mesti pakai mobil padahal tidak. Justru kalau kamu pergi summer gitu, naik kereta lebih praktis dan enak karena daylight juga panjang kan. Apalagi bagi kamu yang sibuk kerja atau kuliah dan ga punya waktu banyak. Harganya pun terjangkau, kalau beruntung bisa dapat kereta 50 GBP berdua PP. Lumayan kan. Katanya sih, kalau beli on the spot sekitar 16 GBP sekali jalan. 

Nah! Pertama-tama, saya mau kasih tips kalau pergi ke Durdle Door, mending sekalian ke Bournemouth. Rute yang bisa diambil adalah London Paddington - Wool - Bournemouth - Paddington. Sebagai gambaran, kalau kita pergi naik kereta ke Wool melewati Bournemouth jadi bisa aja sejalan ga perlu berlawanan arah. Setelah sampai Wool station, bisa naik bus yang lama ituh dan muter2, atau naik taxi 16 pounds ajah muat ber 6-8 orang. Jangan sedih jangan khawatir, kalau pergi berdua, bs aja ajakin orang yang ketemu di station untuk share. Kami ketemu dua orang lainnya yang menawarkan diri buat share taxi, jadi ber4 waktu itu dan cukup terjangkau lah karena cepat serta ga usah nyasar.

Setelah itu, kamu bisa ke Durdle door explore pantainya yang berbatu dan bertebing. Bagus banget loh. Jangan lupa explore setiap bukit yang bisa dinaikin, atau bs ditidurin guling2 kalau datar, asal hati-hati ajah. Hepi deh, kami waktu itu cerah jadi cantik banget. Setelah puas, kamu bisa lanjut ke Lulworth Cove. Nah, ini merupakan tempat yang ga diduga. Kami ga berencana ke tempat ini, tapi ternyata dekat sekali dan bagus banget. Kami waktu itu pilih ke lulworth cove dulu lalu ke durdle door karena penasaran, tapi menurut saya sih mending ke durdle door dulu karena di lulworth cove ada toko ice cream dan juga tempatnya syahdu banget kalau mau duduk2. Tergantung sih ya, pilih mana sesuai selera. Oiya, perjalanan dari durdle door - lulworth cove itu menurun, sebaliknya lulworth cove - durdle door menanjak tajam. Nah, saya pikir mungkin saja bisa pesan taxi pulangnya ke lulworth cove, walau mungkin fare nya beda ya karena taxi menggunakan argo. 

Bukit luas antara Durdle door dan Lulworth Cove




Pemandangan Trekking dari Durdle Door ke Lulworth Cove


Lulworth Cove
Durdle Door and the flowers

Durdle Door

Jurrasic Coast, Dorset

Setelah puas dengan durdle door dan lulworth cove, kamu bisa menuju station wool lagi dan menuju Bournemouth. Berbeda dengan Wool, Bournemouth sudah ramai sehingga bus nya banyak dan tidak perlu lama menunggu. Kami menuju pantai / city centre Bournemouth dengan bus M1/M2 - 5 menit perjalanan ajah qaqa. Ingat, pulangnya hanya bisa dengan salah satu bus itu (gak bisa dua-duanya), aduh tapi saya lupa banget kalau mau balik ke station naik apa ya. Tips menghemat beli bus di sini adalah beli pp aja jadi gaperlu ngeteng, karena kita tidak akan menggunakan oyster TFL di kota ini. Siapkan uang cash ya.

Hal yang menarik dari Bournemouth adalah beach hut warna warni. Menurut saya sih, sehingga kita ga perlu ke pantai Brighton buat foto depan beach hut itu. Hehe. Tapi saya juga senang sekali dengan kotanya yang shantay kayak (emang beneran) di phantay. Pier nya juga jadi bikin kita merasa di San Fransisco (padahal belom pernah ke LA). 

Well, intinya, selain London itu sendiri yang ga akan ada abisnya untuk di-explore, destinasi-destinasi luar London tapi dekat dan terjangkau pun bisa jadi pilihan yang ga kalah menarik. Hal yang paling special buat kami dalam trip ini adalah hanya dengan 2 jam dari London, kita bisa memanjakan mata dengan view ala Indonesia yang kita sendiri belum pernah kunjungin. Kami jadi pengen conquer NTT dan NTB setelah ini #eaaa. Karena pasti ga kalah bagusnya kan..

Selamat jalan-jalan!








Our very first beach sand in Europe




Wednesday, 22 February 2017

London Trip (2)

Kali ini, saya cuma mau share daftar tourist attaction dan landmark yang dikunjungi selama dua minggu di London. Hehe siapa tahu ada yang cari-cari referensi muterin London yang gede banget itu. Walau beberapa list di bawah belum semuanya checked, tapi tetep menarik buat dilihat satu-satu :)

Must visit
  1. Tower Bridge
  2. The Shard (The tallest building in London)
  3. Hay's Galleria
  4. Big Ben
  5. London Eye
  6. Buckingham Palace
  7. Greenwich (paling suka) -- Zone 3
  8. Canary Whraf
  9. Covent Garden (cantik kalau malam)
  10. Baker Street (hanya bagi penggemar sherlock sih, secara pribadi ga ke sini juga saya gapapa)
  11. Sky Garden (cantik kalau sunset, cuaca cerah. Gratis masuk, tapi terbatas waktu dan seat yang bisa dipesan online)
  12. Millenium Bridge
  13. Catedral
  14. King's cross Station
Parks (well, bagus kalau summer atau fall kali ya hehe)
  1. Green Park
  2. St. James Park
  3. Hyde Park
  4. Regent's Park
Belanja
  1. Leicester Square (makan-makan)
  2. China Town
  3. Oxford Street (fashion)
  4. Covent Garden (souvenir)
  5. Camden Town (souvenir dan jajanan pasar mancanegara : sayang lua namanya. duh)
  6. Borough Market (katanya jual macem-macem makanan, belum pernah)
  7. Whitechapel market (jilbab!)
  8. Wembley (harga outlet brand menengah ke atas) -- Zone 4
  9. Bicester Village -- Oxford (harga outlet brand papan atas haha!). Perlu naik train dari Marylebone To Oxford (Chiltern Railways). Pesennya via online, jadi bisa cari jam yang murah.
Museums (good news : gratis cyin!)
  1. Tate Modern Museum
  2. Victoria and Adam Museum
  3. Natural Galery Museum (paling suka)
  4. Science Museum 
  5. British Museum 
  6. National Gallery
Bagi warga belanda yang terbiasa dengan museum berbayar, jangan sedih, jangan takut, jangan ragu buat masuk ke museum di London. Walau terkadang diminta donasi, monggo saja keluarkan pounds anda tapi saya pilih ga bayar. Lucu deh, saya juga ragu-ragu masuk semua museum itu, karena berpikir akan disuruh bayar. Tapi seneng banget waktu tau museum sebagus dan secanggih itu gratis, dan banyak fasilitas umum (red : toilet) gratis juga di dalam museum hehe...

Stonehenge and Bath
Biasanya, kalau ke Stonehenge ada paket sekalian ke Bath, saya ikutan tour dari UCL dan harganya pun harga student. Harga yang dikenakan pada waku itu £29.00 plus booking fee : £2.48 hanya termasuk transportasi bus London-Stonehenge-Bath-London. Belum tiket masuk stonehenge dan museum di Bath. Lumayan sih, kalau dibandingin biasanya paket trip serupa harganya £34.25. Tapi saya coba cari sendiri ga nemu sih trip yang saya pakai di eventbrite.co.uk . Yang pesan waktu itu suami saya yang student di UCL (makasih ya suami hehe). Mungkin, saya cuma bisa share ini nih organizer trip yang dipakai: Weekend Trip. Weekend Trip is organized by friendly and professional current and alumni students, who is the best people to provide you with the understanding of the student lifestyle based on previous experiences.

Nonton teater!
Cita-cita saya dan suami saya sebetulnya di London nonton teater Lion King. Hanya saja kami masih nabung buat beli tiketnya. Nonton teater atau macem-macem opera memang jadi salah satu lifestyle british aseli sono. Sehingga tak heran bila kualitas sajian mereka sangat apik dan menarik. Menurut review beberapa teman yang nonton teater sih bagus bangetttttt ngetttt ngettttt apapun tema dan judulnya hehe. Beberapa yang terkenal adalah the Lion King (katanya terbaik di dunia) dan Harry Potter.

Friday, 17 February 2017

London Trip

Apabila kamu berminat untuk mengunjungi London, siap-siap! London ga akan habis dijelajahi dalam waktu dua minggu pun. Kalau diambil landmark dan attraction yang penting-penting aja dan jadwal padat sih bisa seminggu ya hehe. Saya pribadi ke London karena mau mengunjungi suami selama dua minggu sehingga jadwal keliling muter-muter London dibuat santai.

Well, sekedar berbagi tips untuk jalan-jalan di London dan sekitarnya, menurut pengalaman saya ini nih yang perlu diketahui!

Pounds
Saya pribadi uangnya euro karena dari Belanda dan terbiasa cashless sehingga malas menukarkan uang ke pound karena akan banyak pegang receh di mana akan boros juga ujungnya hehe. Saya memutuskan untuk bayar-bayar paka card (euro currency). Ternyata, hal ini ga rugi-rugi amat karena rate yang dikenakan masih masuk akal dibanding harus repot insecure bawa cash dan banyak receh malah boros jajanin recehnya. Bila dihitung dengan Bank ABN Amro, pengali dari pound ke euro sekitar 1,2 (antara 1,17... - 1,19...) sudah termasuk biaya adm yang cuma 0,15 euro per transaksi.

Kalau mau lebih murah rate nya, memang enak jajan pakai pound sih. Kamu bisa juga ambil uang euro di stasiun-stasiun underground London pada mesin-mesin Fee-Free Cash Withdrawals yang detail lokasinya bisa dilihat di sini. Setelah ambil uang euro bisa tukarkan euro ke pound. Saya memang ga coba satu persatu money changer, tapi saya lihat di Covent Garden rate nya hampir sama dengan rate Bank ABN Amro (murah dikit) dan ga pakai komisi a.k.a. free. Banyak juga teman-temn Indonesia yang rekomendasikan tempat ini.

Covent Garden FX
30a Jubilee Market Hall
Covent Garden London WC2E 8BE

Gimana cara ke sananya? Nah, tenang aja! Transportasi di London ini walau puyeng dan ribet karena banyak tube lines nya, tapi ada juru selamat bernama city mapper.

City mapper
Kamu bisa unduh aplikasi ini di handphone kamu dan ketiklah alamat yang dituju seperti layaknya kita pakai gmaps biasa. Kita akan dipandu dengan detail ke tempat tujuan. Jangan sedih ga ada paket internet di London karena setiap stasiun underground ada wifi nya virgin free media. Namun, memang sayangnya harus pakai nomor UK dulu untuk daftarnya. Jadi mungkin beli aja nomor UK, isi 10 pounds ajah (bisa ga ya isi 5 pounds aku kurang tau juga haha) dan pay as you go, jadi ga usah dipaketin apa-apa. Jangan pakai instagram karena paket data akan habis dan setiap butuh nternet cari aja wifi, most of the time ketika saya butuh internet kayaknya ada sih.

Karena bulan ini suami saya full kuliah, saya jalan-jalan London muter-muter sendirian pakai city mapper Alhamdulillah dengan perlindungan Allah aman dan sampai kok ke tujuan. Lalu, bagaimana dengan baiya transport nya muter-muter London. Ini dia (cuma salah satu) yang bikin bokek haha!

Oyster Card
Walau transportasi di London tergolong mahal, namun banyak banget promo-promo yang ditawarkan. Salah satunya adalah paket trip Oyster Card. Biayanya tergantung dengan zona kamu akan commute. Saya, tinggal di zona 3 dan muter-muter tentu bisa lebih bebas bisa zona 1-3. Namun kalau kamu bisa dapat penginapan di zona 2, jatuh nya akan lebih murah transportnya sih karena rata-rata tempat wisata ada di zona 1-2. Kamu bisa pilih paket 7 days zone 1-2 trip dan kalau mau ke greenwich atau misalnya wembley park bisa bayar ngeteng. Dengan paketan oyster ini kamu bisa jalan-jalan sepuasnya untuk bus dan tube. Harganya kemungkinan berubah tergantung tahun, info harga lengkap nya saya lihat di sini sangat bermanfaat.

Promo lainnya adalah perjalanan Bus dari airport bisa aja kamu dapet welcome reward cash back 15 pounds dari sini. Oiya perlu diperhatikan kalau misal milih pesawat dan bandara di London perlu hati-hati. Biasanya bandara-bukan Heathrow transportasi ke kota menggunakan kereta atau bus sehingga ada expense yang perlu dikeluarkan. Kalau Heathrow sih dari zona 3 cuma 1.5 pounds per journey naik tube (pakai paket oyster zone 1-3).

Makanan
Banyak banget makanan halal di London. Bahkan KFC pun ada yang halal. Hehe aseek kan, walaupun buat saya sih makanan paling enak makanan Indonesia, tetep aja di eropa kurang greng. Kalau mau irit sih masak sendiri bisa beli bahan makanan di Tesco atau Sainsbury. Cuman, kalau lagi mau makan di luar bisa pilih berbagai macam pilihan makanan halal karena di London ini banyak banget pilihannya.

Saya di London juga bukan wisata kuliner, jadi ga cobain banyak makanan. Bagi saya ga sayang sih, soalnya eropa ini makanannya sama aja sepertinya (kecuali italia dan roti prancis). Tapi seneng banget bisa cobain makanan India enak dan tempatnya romantis dan juga ruame banget, antrian waiting list bisa mengular : Dishoom. Yey! Makanan ini enak dan (katanya) halal. Satu rekomendasi saya lagi, kali ini untuk makanan Indonesia (Melayu) yaitu Rasa Sayang. Walaupun saya ga cobain sih, tapi banyak review bagus buat resto ini.

Oiya selain itu ada warung kopi gitu di UK ini yang ada di mana-mana, Pret A Manger (hampir semua produk kemanisan) dan Costa (rasanya kurang manis) yang bisa buat singgah sebentar kalau mau makan bekal (teteup) sambil nyeruput hot chocolate wakakak. Saya pribadi seneng minum hot chocolate karena sering kedinginan, tapi lebih suka hot chocolate di albert hein Belanda (walau terlalu susu), selain sturbucks tentunya (yang sayangnya agak mahal itu) haha.

Hmmm sepertinya itu aja yang perlu dikantongi untuk bisa explore London. Mengenai tujuan wisata sebetulnya selera aja, tapi boleh lain kali saya share dua minggu di London bisa ngapain aja.